Diabetes atau Kencing manis dalam bahasa sehari-hari adalah penyakit yang disebabkan oleh banyak faktor yaitu
faktor makanan atau mengkonsumsi gula secara berlebih, kurangnya
berolahraga dan pola hidup yang terlalu bebas seperti sering bergadang.
Diabetes juga banyak dipengaruhi oleh mitos garis keturunan silang,
seperti contoh bila ada seorang Kakek yang terkena Diabetes maka akan
menurun pada Anak perempuannya dan berlanjut kepada Cucu laki-lakinya
serta seterusnya berlanjut. Diabetes disebut sebagai penyakit kencing
manis karena didalam air kencing (urine) penderita memang terdapat gula
yang rasanya manis.
Diabetes adalah penyakit paling berbahaya nomor 4
didunia, selain HIV/ Aids, Jantung, dan TBC. Di Indonesia sendiri, 7
diantara 100 penduduk, mengidap Diabetes. Baik yang baru gejala maupun
yang sudah parah.
Gejala umum Diabetes adalah sering buang air kecil
dalam setiap jammya, selalu merasa haus, selalu merasa lapar, padahal
baru saja makan beberapa menit yang lalu. Jikalau gejala itu tidak
secepatnya di cegah maka akan menimbulkan beberapa penyakit lainnya seperti:
1. Gangguan pada mata dengann potensi berakibat kebutaan
2. Gangguan pada ginjal hingga berakibat gagal ginjal
3. Gangguan pada system saraf yang mengakibatkan penderita terkena disfungsi seksual
4. Rentan terhadap infeksi
5. Jikalau
luka sedikit akan berdampak parah, seperti kena pecahan kaca atau paku,
maka si penderita akan lama sembuh dan menjadi busuk.
Berdasarkan pengalaman, saya mempunyai Ibu yang
terkena penyakit Diabetes, sampai kadar gulanya melebihi batas normal
500 mg/dl. Dan sempat dirawat di Rumah sakit di daerah Jakarta Barat
selama 2 minggu, sampai akhirnya dibawa ke salah satu rumah sakit swasta
di Bandung. Dalam kasus penyakit yang diderita oleh Ibu saya, beliau
terkena Ulcus Diabetes, yaitu penyakit Diabetes yang menyerang sekitar
daerah kaki. Sampai-sampai kaki Ibu saya menjadi Bolong, dan tidak ada
dagingnya lagi. Tetapi Alhamdullilah berkat pengobatan yang teratur dan
disiplin dalam menjaga kondisi badan, setelah lebih dari setahun,
kondisi kesehatan Ibu saya berangsur-angsur pulih meskipun belum sembuh
benar. Dahulu keadaan Ibu saya masih meringkuk di tempat tidur, kemudian
secara bertahap memakai kursi roda, terus dengan tongkat untuk
memapahnya jalan, sampai sekarang sudah bisa untuk jalan sendiri.
Meskipun begitu setiap hari beliau selalu memakai
suntikan Insulin untuk menambah daya tahan tubuhnya agar jangan sampai
kadar gulanya meninggi. Ada 2 jenis Jarum suntik untuk penderita
Diabetes, yang pertama adalah Novorapid dipakai setiap hari sebelum makan pukul 07 pagi, 12 siang dan 19 malam. Dan yag kedua adalah Insulin Lantus yang disuntikkan pada saat pukul 22 malam sebelum tidur.
Penderita Diabetes tidak boleh memakan makanan atau
buah yang terlalu manis, seperti buah anggur, atau durian sangat
dilarang karena dapat mengakibatkan kadar gula menjadi tinggi atau Hiperglikemik.
Tetapi penderita Diabetes pun sangatlah tidak boleh untuk kekurangan
asupan gula, karena kalau sampai kadar gulanya turun maka akan menjadi Hipoglikemik atau akan mengalami koma yang
sangat akut. Bahkan Hipoglikemik dapat lebih parah akibatnya dari
Hiperglikemik, karena penderita menjadi tidak sadarkan diri sama sekali,
serta kalau dibiarkan terlalu lama akan mengakibatkan kematian. Tapi
ini dapat dicegah dengan secepatnya memberi asupan apa saja yang
mengandung gula seperti gula pasir, permen sirop ataupun kue yang sangat
manis.
Diabetes banyak menyerang kaum wanita terutama yang
sudah dewasa, karena faktor jarangnya memperhatikan makanan. Tetapi
juga sekarang ini banyak penderita yang masih remaja seusia belasan
tahun sudah mengidap penyakit ini. Maka itu bagi kita yang mempunyai
keluarga terkena diabetes agar segera mewaspadainya sejak dini agar
jangan sampai setelah tua nanti baru merasakan akibatnya. Karena di usia
muda, kita-kita memasuki fase yang genting, yaitu sering meminum kopi
dengan banyak gula, minum soft drink yang bersoda, permen, cokelat , es
krim, makanan capat saji dan jarang berolah raga. Untuk itu lebih baik
kita mencegahnya sekarang daripada menyesal di hari tua nanti.
Saat ini saya sedang mencari beberapa obat
alternatif untuk mengobati penyakit Ibu saya hingga sembuh total, karena
kalau harus mengandalkan jarum Insulin terus, Saya dan keluarga pun
terus terang lama-lama tidak akan sanggup. Karena harga satu Insulin
sekitar 190rb dan dipakai sampai 2 mingguan. Bilamana ada Kawan-kawan
Kompasiana ada yang tahu cara pengobatan yang lebih murah, baik itu dari
ilmu kedokteran maupun alternative tolong kasih saya saran dan
pendapatnya.
Terima kasih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar